Motor

Mutasi Mobil: Syarat, Cara & Biaya Terbaru 2020

Mutasi mobil atau cabut berkas biasanya dilakukan apabila pemilik ingin memindahkan lokasi pembayaran pajak mobil. Perpindahan tersebut baik antar provinsi maupun antar kabupaten kota.

Jika tidak dilakukan, maka pemilik kendaraan aka kerepotan saat harus membayar pajak atau memperpanjang STNK. Alasannya karena urusan administrasi kendaraan terikat pada domisili alamat pemilik sebelumnya.

Nah, agar proses mutasi mobil berjalan dengan baik, langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.

1. Syarat Mutasi Mobil

Syarat Mutasi Mobil

Sebelum mengetahui cara mutasi dan besaran biaya mutasi mobil, sebagai pemilik kendaraan kamu perlu ketahui persyaratan yang harus dipenuhi sebagai berikut.

  1. STNK asli dan fotokopi 2 rangkap
  2. BPKB asli dan fotokopi 2 rangkap
  3. Faktur / Form A asli dan fotokopi
  4. KTP asli beserta fotokopi 2 rangkap *jika KTP elektronik belum jadi, kamu bisa gunakan KTP sementara/SIM.
  5. Kwitansi bukti jual beli mobil yang dibubuhi materai Rp 6.000
  6. Khusus untuk badan hukum, siapkan salinan akta pendirian sebanyak satu lembar, keterangan domisili, surat kuasa bermaterai yang ditanda tangani pimpinan dan dibubuhi cap badan hukum yang bersangkutan.
  7. Khusus instansi pemerintah, BUMN dan BUMD, harus melampirkan surat tugas atau kuasa bermaterai cukup yang ditandatangani oleh pimpinan dan dibubuhi cap instansi yang bersagkutan.

2. Cara Mutasi Mobil

Cara Mutasi Mobil

Apabila semua syarat sudah lengkap, selanjutnya ikuti langkah-langkah cara mutasi mobil dibawah ini.

1. Datangi kantor Samsat sesuai dengan pelat kendaraan yang terdaftar sekarang / Samsat asal kendaraan.

2. Menuju bagian tempat cek fisik kendaraan. Biasanya loket sudah buka dari pukul 08.00, lalu serahkan berkas persyaratan ke pada petugas.

3. Jika sudah, maka kamu akan memperoleh formulir dan diminta untuk fotokopi berkas.

4. Serahkan berkas formulir cek fisik mobil ke petugas yang nantinya petugas akan segera melakukan gesek nomor rangka dan mesin mobil.

5. Fotokopi semua dokumen yang diberikan. Biasanya dikantor Samsat tersedia tempat untuk fotokopi, sehingga kamu tidak perlu repot keluar Samsat.

6. Kemudian serahkan semua berkas yang sudah difotokopi ke loket cek fisik kendaraan.

7. Lalu kamu akan diarahkan untuk menuju ke bagian fiskal untuk mengisi formulir formulir dan membayar sejumlah biaya.

8. Mengambil berkas kartu induk, setelah itu bawa kebagian mutasi dan serahkan pada loket yang sudah disediakan.

9. Tunggu berkas keluar dalam jangka waktu tertentu, untuk pemakaian mobil akan memperoleh surat jalan sementara.

10. Setelah berkas keluar dari Samsat sebelum di mutasi, selanjutnya lapor ke Samsat daerah tujuan untuk menyerahkan berkas-berkas yang diterima ke bagian mutasi.

11. Di Samsat tujuan mutasi akan kembali dilakukan cek fisik serta membayar sejumlah biaya.

12. Pihak Samsat akan cek silang ke Polda setempat jika mutasi antar provinsi.

13. Tunggu STNK serta pelat nomor yang baru dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

14. Jika hari yang telah ditentukan petugas tiba, kembali ke Samsat untuk mengambil STNK dan pelat nomor baru.

15. Bayar sejumlah biaya untuk pajak, STNK, pelat nomor, dan penulis BPKB.

16. Setelah itu kamu bisa mengambil pelat nomor mobil yang baru dibagian pembuatan pelat nomor.

17. Tunggu BPKB yang telah diperbaharui dengan waktu yang telah ditentukan petugas.

18. Terakhir ambil BPKB yang sudah diperbaharui sebelumnya jika sudah waktunya untuk diambil.

Baca Juga: Biaya Mutasi Motor

3. Biaya Mutasi Mobil

Rincian Biaya
Cek fisik kendaraan Rp 20.000
Penerbitan STNK baru Rp 200.000
Pengesahan STNK roda empat Rp 50.000
Cetak BPKB baru Rp 375.000

Rincian daftar biaya mutasi mobil tersebut dapat berubah-ubah setiap waktu dan antar wilayah satu dengan yang lainnya kadang juga berbeda. Namun alangkah baiknya proses mutasi kamu mengurus sendiri.

Jika melimpahkan proses mutasi lewat biro jasa atau calo memang lebih mudah dan menghemat waktu tetapi biaya mutasi mobil yang harus kamu keluarkan juga lebih besar.

Penulis harian bidang otomotif yang dengan gaya penyampaian informasi yang sesuai dengan realita.

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *